Pertama

Pertama

Seperti biasa, lagi-lagi kemarin diri sendiri mengkritik apa yang telah saya lakukan. Merasa semangat untuk menulis, hanya untuk kemudian mandek lagi. Jadi ya sudah, yang penting sehari menulis saja. Dan sepertinya saya sudah terbiasa dengan suara negatif dalam kepala ini sehingga akhirnya kali ini sudah capek untuk mendengarnya, dan lebih baik mengabaikannya.

Lalu sempet juga bertanya-tanya, ngapain bikin pengumuman mau nulis lagi? Nulis ya nulis aja. Tadi pas sambil nulis, nemenin suami ngobrol terus malah dia puter film Devil Wears Prada. Dan walaupun udah beberapa kali nonton, film itu bener-bener ngga bisa ditolak, tetep aja bikin mata terus lanjut nonton sampai habis. Tapi memang ada pelajaran yang bisa diambil.

sumber: abcnews.go.com

Dari film ini, justru belajar banyak dari relationship between Andy dan Nigel.

  1. Andy (Anne Hathaway) jadi sadar waktu Nigel (Stanley Tucci) bilang kalau Andy itu bukan berusaha tapi mengeluh; dan dia jadi belajar banyak tentang value dunia fashion dan akhirnya punya tekad buat berusaha lebih keras untuk melakukan sesuatu yang benar. Adegan saat Nigel malah jelasin persepsi dia tentang dunia fashion dan majalah itu waktu Andy lagi breakdown dan udah diujung tanduk mau berhenti adalah turning pointnya Andy untuk akhirnya melakukan ‘sesuatu yang benar’.
  2. Andy akhirnya berhenti bekerja sebagai asisten Miranda (Meryl Streep) karena kecewa dengan apa yang dilakukan Miranda ke Nigel.

Bahwa melakukan sesuatu buat pekerjaan yang sulitnya bukan main kayak mau jungkir balik itu butuh alasan atau prinsip yang kuat, yang membuat kita bertahan untuk melakukan sesuatu yang benar. Yang mana kalau ada perubahan yang bertentangan dengan prinsip tersebut, ya memang udah waktunya untuk berhenti.

Yang dilakukan Andy itu melayani Miranda. Kadang mikir selama ini selalu gampang untuk berusaha kalau ada deadline, ada yang minta, ada yang kasih instruksi. Tapi saat bekerja buat diri sendiri, malah keteteran. Lewat film ini, jadi mikir, bahwa untuk bisa memotivasi diri sendiri, seseorang itu harus bisa berperan ganda menjadi bos dan menjadi pekerja. Tau apa yang dia mau sebagai seorang bos, dan tahu apa yang harus dilakukan sebagai seorang pekerja.

Jadi post yang judulnya pertama ini belajar untuk memotivasi diri sendiri, buat terus menulis, yang didapet lewat film The Devil Wears Prada. Film ini juga manjain mata banget tentang baju, walau ngga punya selera fashion yang bagus, tapi ngeliat film ini bisa ngeliat metamorfosis Andy dari yang amburadul jadi anggun, ya mau ngga mau ngakuin sih. Walau terlalu dipandang overrated, tapi fashion memang punya kekuatannya sendiri buat ngubah citra seseorang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending Posts

About Me

Hi, I'm Ignatia Karina

Known as Karina in daily life and Dr. Igna in my pediatric practice—where I combine my passion for writing with my journey as a pediatrician.

Favourite PICKS

  • All Posts
  • Cerita Medis
  • Favourite Stories
  • Kisah Personal
  • Lainnya
    •   Back
    • ASI/ MPASI/ Nutrisi
    • Vaksinasi
    • Infeksi
    • Emergensi
    • Lain-lain
    •   Back
    • Refleksi
    • Parenting
    • Puisi
    • Fiksi

Persepsi dari referensi yang pasti,

itulah Edukasi.

Categories

Edit Template

© 2025 Ignatia Karina. All right reserved.